Senin, 26 Mei 2008

Unas diserbu polisi

Demo mahasiswa Unas yang menentang kenaikan harga BBM, setelah malam sebelumnya diumumkan oleh presiden secara resmi. Mereka melakukan demo di depan pintu gerbang dan melakukan pembakaran ban bekas.

Kemudian polisi ingin membubarkan pada pukul 4.30 WIB, tak berhasil membubarkan mahasiswa, polisi menyerbu ke dalam kampus.

Beberapa saksi melaporkan dan hal ini merupakan kesalahan polisi yang antara lain :
  1. Polisi membakar pos satpam (polisi bertindak anarkis)
  2. Merusak gedung Koperasi Mahasiswa (polisi bertindak anarkis)
  3. Merusak 3 buah mobil (polisi bertindak anarkis)
  4. Menyerbu kampus mengejar kriminal (kriminalnya yang mana........rampok,maling, koruptor)
  5. Melakukan pemukulan (tindakan babi buta)
Dan berikut beberapa tindak kejahatan mahasiswa :
  1. Demo di depan gerbang kampus
  2. Membakar ban.
  3. Menentang keputusan Presiden
  4. Tidak mau dibubarkan.

Rabu, 21 Mei 2008

Mahasiswa menutup jalur pantura

Kemaren (21/5/2008) sekitar pukul 11.45 WIB didaerah jalur pantura Cirebon di jalan Pemuda bypass diblokir oleh mahasiswa yang demo menuntut mengenai kenaikan harga BBM.


Mahasiswa yang terdiri dari beberapa kelompok seperti Barisan Aksi Solidaritas Mahasiswa Untuk Demokrasi (BASIS), Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI), Himpunan Mahasiswa Islam(HMI), dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), semula mengawali aksi unjuk rasa di depan Universitas Swadaya Gunung Djati (Unswagati).


Kemudian oleh pihak polisi dibubarkan jam 1400 WIB, jika tidak bubar maka akan dibubarkan secara paksa. Mahasiswa yang demo ini digiring agar kembali ke kampus masing-masing dengan mengerahkan beberapa personel polisi.


Mahasiswa berdemo kok memblokir jalur ekonomi, apalagi jalan pantura itu khan tempatnya rakyat kecil bekerja.


Apa mahasiswa ini gak keliru tempat yang dijadikan ajang demo lebih menyengsarakan rakyat kecil.


Demonya dipindah aja ke kota atau didepan halaman DPRD setempat.


Ingat!! rakyat kecil udah sengsara masak kamu tambah sengsara....